Gambaran Umum


BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

    Pencanangan Kampung KB tingkat nasional yang dilaksanakan di Cirebon pada tanggal 14 Januari 2016 oleh presiden Joko Widodo yang selanjutnya di ikuti oleh masing – masing kecamatan. Program tersebut sangatlah baik dalam upaya meningkatkan kualitas penduduk. Karena, penduduk yang besar dan berkualitas merupakan modal pembangunan. Sebaliknya penduduk yang besar tetapi tidak berkualitas merupakan beban pembangunan.

    Berbagai permasalahan seperti : laju pertumbuhan penduduk, pernikahan dini, angka kematian ibu dan bayi, sex bebas, narkoba, HIV & AIDS, serta kemiskinan akan segera tertangani melalui program kampung KB.

    Mendengar Istilah “ Kampung KB “ kesan yang muncul dalam pemikiran kita adalah suatu wilayah yang merupakan hunian atau permukiman pelosok terpencil dengan sekelompok penduduk yang masih sangat keterbelakangan, dan serba keterbatasan, namun pada dasarnya tidak demikian. BKKBN telah mencanangkan Program Kampung KB ini dalam rangka untuk menyusun suatu kegiatan yang bertujuan memperkuat upaya pencapaian sasaran secara langsung bersentuhan dan bermanfaat kepada masyarakat sebagai penguatan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

    Sehingga Kampung KB menjadi salah satu wadah yang sangat strategis untuk mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas Program KKBPK secara utuh dilini lapangan dalam rangka meenyelaraskan pelaksanaan program-program kependudukan.

    Kampung KB merupakan bagian dari pelaksanaan program kependudukan yang ada dilingkungan BKKBN dan bekerja sama dengan instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah.

    Prinsipnya Pembentukan Kampung KB didalamnya melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat itu sendiri dengan bimbingan, pembinaan, dan fasilitasi dari lingkungan pemerintah setempat.

    Harapannya Pembentukan Kampung KB dapat bersinergi, berkolaborasi saling mendukung satu sama lain, karena pada dasarnya hal terpenting dari program Kampung KB adalah Gerakan Program-program Keluarga Berencana yang harus mampu bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan dan lingkungan lainnya.

    B. VISI DAN MISI

    VISI :

    Keluarga Bahagia Sehat sejahtera Mandiri (KUBAH SEMAR)

    MISI :

    1. Terwujudnya Keluarga sehat, Mandiri yang dinamis

    2. Kerja sama dalam gerakan bangun keluarga dan kerukunanwarga

    3. Menciptakan kerukunan hidup dalam lingkungan bersama tetangga dalam membina keluarga

    4. Harmonis, serasi dan seimbang dalam berkarya untuk mewujudkan keluarga yang tentram bahagia dan sejahtera.


    BAB II

    GAMBARAN UMUM DESA PUCUNG LOR DAN DUSUN PRINGWULUNG

    A. PROFIL DESA PUCUNG LOR 

    1. Kondisi Demografis 

    Desa Pucung Lor merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, dengan jarak kurang lebih 4 Km dari Kota Kecamatan dan 35 Km dari Kota Kabupaten.

    Sebagian besar masyarakat Desa Pucung Lor adalah petani dan petani penggarap dengan Jumlah Penduduk : 4.807 Jiwa, terdiri atas :

    • Laki-laki : 2.483 Jiwa

    • Perempuan : 2.324 Jiwa

    • Jumlah KK : 1.400 KK

    2. Kondisi Geografis

    1. a. Letak Desa.

    Tinggi dari permukaan air Laut 14 M

    Terletak 4 Km dari Kota Kecamatan Kroya.

       b. Batas-batas

      Sebelah Utara : Desa Sirau/Grujugan

      Sebelah Timur : Desa Sikanco

      Sebelah Selatan : Desa Pucung Kidul

    Sebelah Barat : Desa Bajing

    c. Luas Desa : 287.535 Ha,

        Tanah Sawah : 141.150 Ha

        Tanah Darat 146.485 Ha, meliputi :

    • Tanah Pemukiman : 99.536 Ha

    • Tanah Perkebunan : 112.105 Ha

    • Tanah Kas Desa : 39.170 Ha

    d. Jumlah Penduduk menurut pekerjaan meliputi :

      Petani : 916 orang

      Buruh Tani : 302 orang

      Buruh/Swasta : 452 orang

      Pegawai Negeri Sipil : 10 orang

      Pengrajin : 13 orang

      Pedagang : 281 orang

      Peternak : 2 orang

      Tukang Kayu : 3 orang

      Tukang Batu : 9 orang

    Desa Pucung Lor tentu mempunyai keinginan agar desanya maju dan berkembang, baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat.

    Majunya sebuah desa dapat terwujud manakala ada kesinergisan antara Pememintah Desa dengan para Lembaga ditingkat desa serta komponen masyarakat lainnya. Kelembagaan PKK merupakan salah salah lembaga yang mempunyai hubungan sangat erat dalam “ Pencanangaan Kampung KB “ sebagi upaya untuk menumbuh kembangkan lajunya Pemerintahan Desa.


    B. KONDISI KKBPK

    Gambaran umum Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga ( KKBPK ) Desa Pucung Lor.

    1. Peserta KB Baru

    NO ALAT KONTRASEPSI PPM PENCAPAIAN PERSEN ( % )

    1 2 3 4 5

    1 IUD 19 2 10,52%

    2 MOP - - 0%

    3 MOW 2 0 0%

    4 IMPLANT 44 4 9,09%

    5 SUNTIK 93 6 6,45 %

    6 PIL 476 3 0,63 %

    7 KONDOM 15 0 0%

     JUMLAH 649 15 2,31 %

    2. Peserta KB Aktif sampai dengan Maret 2018

    Jumlah PUS : 1.007

    Peserta KB Aktif : 814 ( 80,83 % dari dari PUS )

    PA MKJP : 264 ( 32,43 % dari dari PA )

    Adapun perincian dari data diatas adalah sebagai berikut :

    PUS IUD MOP MOW IMP

    LANT SUN

    TIK PIL KON

    DOM JMLH

    1.007 83 0 18 163 345 271 34 814

    3. Jumlah PUS bukan Peserta KB dan Un Need Meet  

    Jumlah PUS : 1.007

    Bukan Peserta KB : 293 ( 29,09 % dari dari PUS )

    Jumlah Un Meet Need : 118 ( 11,71 % dari dari PUS )

    Adapun perincian dari data diatas adalah sebagai berikut :

    PUS H IAS IAT TIAL UN MEET %

    1.007 26 59 51 57 118 11,75%

    C. GAMBARAN UMUM DUSUN PRINGWULUNG

    1. Kondisi Geografis

    Dusun Pringwulung adalah salah satu dari tiga Dusun yang merupakan bagian Desa Pucung Lor Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, yang letak geografisnya termasuk dusun yang berada dibagian Barat wilayah Desa Pucung Lor.

    Batas-batas Wilayah Dusun Pringwulung

      Sebelah Utara : Desa Sigong / Babakan

      Sebelah Timur : Dusun Mergawati

      Sebelah Selatan : Desa Pucung Kidul

      Sebelah Barat : Desa Bajing

    Dusun Pringwulung mempunyai luas wilayah 90,05 Ha yang terbagi menjadi 2 RW dan 6 RT dengan jumlah penduduk 1.488 jiwa dan 438 KK.

    Sebagian besar penduduk Dusun Pringwulung mempunyai mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani dengan usaha pengelolaan lahan ladang dan persawahan serta usaha produksi industri rumahtangga lainnya sebagai penghasilan untuk menmenuhi kebutuhan keluarga.

    Pada tahun 2017 merupakan awal rintisan Kampung KB, sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut Kepala Desa Pucung Lor menetapkan Dusun Pringwulung sebagai salah satu wilayah untuk pencanangan Program Kampung KB tingkat Kecamatan Kroya.


    BAB III 

    SUSUNAN PENGURUS DAN KEGIATAN KAMPUNG KB

    I. KEPENGURUSAN POKJA KAMPUNG KB

    Dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk menunjang kelancaran Program Kampung KB di Dusun Pringwulung agar berjalan lancar dan berdaya guna, maka Kepala Desa Pucung Lor membentuk dan mengukuhkan Pengurus Kelompok Kerja Kampung KB di Dusun Pringwulung, dengan kepengurusan sebagai berikut :

    NO N A M A KEDUDUKAN

    DALAM

    POKJA KB KETERANGAN

    1 2 3 4

    1 ADIRAN Pelindung Kepala Desa

    2 MAIMUNAH Penasehat Ketua TP.PKK

    3 PURWANTO Penasehat Ketua BPD

    4 SITI MAHSUNAH Pembina PLKB

    5 SOLIKHIN Ketua Kadus

    6 ROHDIANSYAH AP Sekretaris Kadus

    7 KUSNIYAH Bendahara Kader

    8 BISRI MUSTOFA Seksi Keagamaan

    9 ENI MASDIANA Seksi Pendidikan

    10 SURYATI Seksi reproduksi

    11 MISRIYAH Seksi ekonomi

    12 AMSIYAH Seksi Perlindungan SKD

    13 SUNARTI Seksi kasih sayang

    14 RUQIYAH Seksi Sosial Budaya

    15 INSANAH Seksi Pembinaan Lingkungan


    II. JENIS KEGIATAN

    Pada prinsipnya kegiatan Kampung KB adalah suatu upaya untuk mengoptimalkaan partisipasi masyarakat agar lebih banyak dalam pengelolaan pelaksanaan Program KKBPK diwilayah masing-masing, sehingga seluruh Program KKBPK dapat dilaksanakan.

    Jenis kegiatan yang dilaksanakan pada Kampung KB Dusun Pringwulung adalah sebagai berikut :


    1. BINA KELUARGA BALITA ( BKB )

    a. Kepengurusan

    Kepengurusan Bina Keluarga Balita ( BKB ) di Dusun Pringwulung Desa Pucung Lor dibentuk berdasarkan SK Kepala Desa Pucung Lor Nomor : 28/DS/I/2015 dengan nama “ BKB LAKSANA BASUKI ”, yang susunan kepengurusannya sebagai berikut :

    NO NAMA KEDUDUKAN

    DALAM

    PENGURUS KETERANGAN

    1 2 3 4

    1 ADIRAN Pelindung

    2 INSANAH Ketua

    3 SULASTRI Sekretaris

    4 SUNARTI Bendahara

    5 RITA SETIAWATI Anggota

    6 MUJIBATUL Anggota

    7 SIYEM Anggota

    8 SUKINI Anggota

    9 TARWIYEM Anggota

    10 SURYATI Anggota

    b. Kegiatan

    Dalam melaksanakan kegiatan pengurus Bina Keluarga Balita ( BKB ) LAKSANA BASUKI bersinergi dengan kegiatan Posyandu dan Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ), yang aktivitasnya dilakukan secara rutin setiap bulan pada tanggal 4 setiap bulannya.


    Adapun kegiatannya meliputi :

    1. Kegiatan Posyandu

    Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu ) merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselanggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dilakukan oleh Kader Posyandu dibantu oleh petugas kesehatan ( Bidan Desa ) sebagai upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat/swadaya masyarakat dalam hal kesehatan, yang kegiatanya meliputi :

    • Pendaftaran

    • Penimbangan

    • Pencatatn dan pelaporan

    • Penyuluhan

    • Pelayanan Imunisasi, KB dan Pemeriksaan Ibu Hamil.


    2. Kegiatan PAUD

    Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitik beratkan pada peletakan dasar kearah pertumbuhan dan perkembangan anak.

    Dalam hal ini Bina Keluarga Balita ( BKB ) LAKSANA BASUKI berintegrasi dengan TK. PGRI Pucung Lor yang berlokasi di Dusun Babakan Desa Pucung Lor mempunyai tujuan untuk membentuk anak usia dini yang berkarakter sehingga memiliki kesiapan memasuki pedidikan dasar dan membantu kesiapan pola pikir pada anak usia dini.


    3. Penyampaian Materi/Penyuluhan

    Penyampai Materi / Penyuluhan dalam pertemuan Bina Keluarga Balita ( BKB ) Laksana Basuki antara lain :

    a. Gerakan pembangunan keluarga sejahtera

    b. Pemantapan 8 Fungsi Keluarga

    c. Peran orangtua dalam pembinaan anak dan Balita

    d. Reproduksi sehat

    e. Perilaku sosial


    2. BINA KELUARGA LANSIA ( BKL )

    a. Kepengurusan

    Kepengurusan Bina Keluarga Lansia ( BKL ) di Dusun Pringwulung Desa Pucung Lor dibentuk berdasarkan SK Kepala Desa Pucung Lor Nomor : 11/DS/III/2014 dengan nama “ BKL LAKSANA BASUKI ”, yang susunan kepengurusannya sebagai berikut :

    NO NAMA KEDUDUKAN

    DALAM

    PENGURUS KETERANGAN

    1 2 3 4

    1 Adiran Pelindung

    2 Amsiyah Ketua

    3 Nunik Wakil Ketua

    4 Suryati Sekretaris

    5 Umi Wigiyarti Bendahara

    6 Musringatun Sie Kerohanian

    7 Siyah Sie Ketrampilan

    8 Insanah Sie Olahraga

    b. Kegiatan Bina Keluarga Lansia ( BKL )

    Kegiatan Bina Keluarga Balita ( BKB ) LAKSANA BASUKI Dusun Pringwulung antara lain :

    a. Kegiatan senam Lansia sebagai upaya untuk gerakan pembangunan keluarga sejahtera sehat,

    b. Kegiatan sosial keagamaan, pengajian dan yasinan rutin,

    c. Dan kegiatan sosial lainnya yang berkembang dimasyarakat.


    3. BINA KELUARGA REMAJA ( BKR )

    a. Kepengurusan

    Kepengurusan Bina Keluarga Remaja ( BKR ) di Dusun Pringwulung Desa PUCUNG LOR dibentuk berdasarkan SK Kepala Desa Pucung Lor Nomor : 29/DS/I/2016 dengan nama “ BKR LAKASANA BASUKI ”, yang susunan kepengurusannya sebagai berikut :

    NO NAMA KEDUDUKAN

    DALAM

    PENGURUS KETERANGAN

    1 2 3 4

    1 ADIRAN Pelindung

    2 KUSNIYAH Ketua

    3 KUSTINI Sekretaris

    4 SURIPAH Bendahara

    5 TUMIRAH Anggota

    6 ROHWATI Anggota

    7 SUMIATI Anggota

    8 YULI ASTUTI Anggota

    9 SUNARTI Anggota

    b. Kegiatan Kegiatan Bina Keluarga Remaja

    Bina Keluarga Remaja ( BKR ) merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan orangtua dan keluarga dalam membina tumbuh kembang anak dan remaja secara seimbang melalui komunikasi efektif antara orangtua dan anak remaja.

    Dalam melaksanakan kegiatannya pengurus BKR mempunyai kewajiban untuk memberikan sosialisasi yang meliputi :

    1. Peran Orang Tua dalam Pembinaan Anak Remaja

    2. Penanaman nilai-nilai moral kepada remaja

    3. Pelatihan Ketrampilan guna kecakapan hidup remaja

    4. Kesehatan Reproduksi anak remaja

    5. Bahaya Narkoba/Minuman Keras/HIV/AIDS


    4. PUSAT INFORMASI DAN KONSELING ( PIK/R )

    a. Kepengurusan

    Kepengurusan Pusat Informasi dan Konseling ( PIK/R ) di Dusun Pringwulung Desa Pucung Lor telah dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Desa Pucung Lor Nomor : 29/DS/I/2016 dengan nama “ PIK/R FORMASI ”, yang susunan kepengurusannya sebagai berikut :

    NO NAMA KEDUDUKAN

    DALAM

    PENGURUS KET

    1 2 3 4

    1 ADIRAN Pelindung

    2 MAIMUNAH Ketua

    3 INSANAH Sekretaris 1

    4 UMI WIGIYARTI Bendahara

    5 CASMIATI Sie KIE, Peny & Konslg

    4 NGADIMAN, S.pd Sie Pemuda, Seni & OR

    5 SUWARJO Sie Pengmb Ek Produk

    6 ISNAN HAMBALI Sie Org., Seni & BMS

    b. Kegiatan PIK/R

    PIK/R sebagai wadah kegiatan Program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan Konseling tentang perencanaan kehidupan bagi remaja dimasa mendatang.

    Sebagai bentuk partsipasi kami kepada Pemerintah Desa Pucung Lor dalam kegiatan pembangunan karakter remaja, kami telah melakukan kegiatan-kegiatan yang meliputi :

    1. Pembinaan Penanaman nilai-nilai moral kepada remaja agar tidak terjerumus kepada bahaya Narkoba dan Minuman Keras dan sejenisnya,

    2. Pembinaan Remaja yang berperilaku sehat, agar terhindar dari resiko TRIAD KRR ( Seksualitas, NAPZA, HIV/AIDS,

    3. Kegiatan rutin tahunan yaitu Rekrutmen para Remaja dari unsur mahasiswa, SMA/K dan SMP untuk menjadi petugas PASKIB dalam rangka Peringatan Kemerdekaan HUT RI tingkat desa dan kecamatan,

    4. Kegiatan olah raga yang mencakup Pelatihan rutin dan ajang turnamen,

    5. Dan kegiatan sosial lainnya.


    BAB V

    KESIMPULAN

    Menjadikan Kampung KB sebagai wahana pemberdayaan masyarakat, bukanlah sesuatu yang mustahil, dan untuk mewujudkan harapan tersebut tidak cukup dengan hanya membuat kesepakatan atau komitmen diatas kertas, namun perlu ketekunan, kesabaran, kebersamaan serta kerja keras yang diaplikasikan dalam wujud nyata, lebih-lebih membangun masyarakat yang masih awam. Tetapi dengan kebersamaan pasti semuanya akan mudah diatasi karena membangun masyarakat yang masih perlu kesepahaman bukanlah semata-mata harapan, melainkan lebih kepada bagaimana memposisikan Program Kampung KB sebagai upaya membangun kesejahteraan masyarakat wajar tanpa pengecualian. Inilah wujud dari revolusi mentaal untuk mempersiapkan generasi muda, sehingga dapat menikmati bonus demografi dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun sumber daya manusia yang berkualitas hanya mungkin tercipta manakala ada kepentensi, ada pembinaan dan penyuluhan yang sungguh-sungguh, dengan demikian adaanya Kampung KB dapat membantu mewujudkan keinginan tersebut.


    BAB VI

    PENUTUP

    Demikian gambaran sekilas tentang Kampung KB di Dusun Pringwulung Desa Pucung Lor yang dapat kami sampaikan,kami menyadari bahwa dalam penyusunan profil ini maupun pelaksanaan kegiatannya masih banyak kekurangannya.

    Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besamya dan untuk peningkatan kinerja, saran dan petunjuk dari tingkat kecamatan dan instansi lainnya sangat kami harapkan.

    Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi segala langkah dan upaya yang telah kita laksanakan. Amin.

    Pucung Lor, 17 April 2018

    LAMPIRAN – LAMPIRAN :

    1. SK Kepengurusan

    2. Dokumen ( Foto ) Kegiatan


    Struktur Badan Pengurus


    Statistik Kampung


    Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
    Jumlah Jiwa
    4340
    Jumlah Kepala Keluarga
    1424
    Jumlah PUS
    673
    Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

    Keluarga yang Memiliki Balita
    360
    Keluarga yang Memiliki Remaja
    671
    Keluarga yang Memiliki Lansia
    484
    Jumlah Remaja
    671
    PUS dan Kepesertaan Ber-KB
    Total
    363
    PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
    Total
    310

    Sarana dan Prasarana


    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
    UPPKA

    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

    Ada

    Sekretariat Kampung KB
    Sekretariat KKB

    Sekretariat Kampung KB

    Ada

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB
    Rumah Dataku

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB

    Ada

    Bina Keluarga Balita (BKB)
    BKB

    Bina Keluarga Balita (BKB)

    Ada

    Bina Keluarga Lansia (BKL)
    BKL

    Bina Keluarga Lansia (BKL)

    Ada

    Bina Keluarga Remaja (BKR)
    BKR

    Bina Keluarga Remaja (BKR)

    Ada

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
    PIK R

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

    Ada

    DASHAT

    Dapur Sehat Atasi Stunting

    Belum Diisi

    Dukungan Terhadap Kampung KB


    Sumber Dana Ya,
    Swadaya Masyarakat
    Kepengurusan/pokja KKB Ada
    SK pokja KKB Ada
    PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
    9999999999999999999999999
    Drs. DIDIT RIKAMTOYO
    Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
    SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
    Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
    Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 14 orang pokja terlatih
    dari 14 orang total pokja
    Rencana Kegiatan Masyarakat Tidak Ada
    Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Belum Diisi

    Mekanisme Operasional


    Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
    Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi:
    Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
    Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
    Statistik Pengunjung Website:
    Hari ini: 0
    Minggu ini: 0
    Bulan ini: 0
    Total: 0