Gambaran Umum
GAMBARAN UMUM KAMPUNG KB MAWAR DESA TENGENGWETAN KECAMATAN SIWALAN
A. Batas dan Luas Wilayah
Secara tipologi wilayah Desa Tengengwetan terbentang dan memanjang dari selatan ke utara dengan luas wilayah ± 302,438 ha, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara : Desa Pait
- Sebelah Timur : Desa Blimbingwuluh & Tunjungsari
- Sebelah Selatan : Desa Sembung Jambu
- Sebelah Barat : Desa Tengeng Kulon & Wonosari
Secara administratif Desa Tengengwetan terdiri dari 9 (sembilan) Dusun dan masing-masing di kepalai oleh kepala wilayah dusun.
B. Demografi dan Keluarga Berencana
Berdasrkan hasil pemuktahiran data Keluarga tahun 2021 bahwa jumlah penduduk Desa Tengengwetan tercatat sebanyak 5.663 jiwa yang terdiri dari 2.898 jiwa laki-laki dan 2.763 Jiwa perempuan. Jumlah kepala keluarga sebanyak 1.582 KK. Selanjutnya dalam bidang Keluarga Berencana dapat kami sampaikan bahwa jumlah peserta KB Aktif di Desa Tengengwetan tercatat sebanyak 491 dan bukan peserta KB ada 305 dari total PUS sebanyak 796 jiwa, dengan kualitas penggunaan kontrasepsi masih didominasi oleh penggunaan kontrasepsi sederhana.
C. Populasi dan Keluarga Berencana
Tingkat populasi yang cukup tinggi menyebabkan masalah sosial yang berkepanjanagn terhadap kualitas pendidikan dan kesejahteraan penduduk. Untuk mengatasi masalah ini pemberdayaan masyarakat akan pentingnya keluarga berencana ditetapkan oleh pemerintah desa Tengengwetan sebagai daerah prioritas pencanangan kampung KB. Hingga saat ini peserta KB di Desa Tengengwetan dapat diuraikan melalui table berikut :
| Kelompok Umur | Laki - Laki | Perempuan | Jumlah |
| Usia 0 - 5 Thn | 120 | 100 | 220 |
| Usia 5 - 7 Thn | 68 | 86 | 154 |
| Usia 7 - 13 Thn | 273 | 257 | 530 |
| Usia 13 - 16 Thn | 126 | 94 | 220 |
| Usia 16 - 19 Thn | 119 | 137 | 256 |
| Usia 19 - 23 Thn | 171 | 183 | 354 |
| Usia 23 - 30 Thn | 433 | 375 | 808 |
| Usia 30 - 40 Thn | 564 | 465 | 1.029 |
| Usia 40 - 56 Thn | 593 | 541 | 1.134 |
| Usia 56 - 65 Thn | 225 | 244 | 469 |
| Usia 65 - 75 Thn | 142 | 188 | 330 |
| Usia > 75 Thn | 64 | 95 | 159 |
| Total | 2.898 | 2.765 | 5.663 |
Jumlah Pasangan Usia Subur : 796
- Jumlah Kepala Keluarga : 796 KK
- Jumlah Remaja : 396 Orang
- Jumlah Keluarga yang memiliki Balita : 256 Orang
- Jumlah Keluarga yang memiliki Remaja : 163 Orang
- Jumlah Keluarga yang memiliki Lansia : 74 Orang
- Jumlah Kelompok BKR : 1 Kelompok
- Jumlah Kelompok BKL : 1 Kelompok
- Jumlah Kelompok BKB : 1 Kelompok
- Jumlah Kelompok BKL : 1 Kelompok
- Remaja Ikut PIK-R : 25 Orang
D. Hasil Pencapaian Pelayanan KB
Jumlah PUS : 796 Jiwa
KB Aktif
- IUD : 22
- MOW : 19
- MOP : 0
- IMPLANT : 46
- SUNTIK : 365
- PIL : 50
- KONDOM : 5
Potensi dan Sumber Daya
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan program pembangunan di wilayah kampung KB khususnya, maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan.
Adapun potensi serta faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :
1. Faktor Pendukung
Untuk mendukung lancarnya pelaksanaan kegiatan program dan pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya faktor pendukung ini, adapun faktor yang kami maksud adalah faktor-faktor yang terkait dengan keadaan serta potensi wilayah, sumber daya alam, ataupun manusia, sarana dan prasarana baik yang menyangkut fisik maupun non fisik yang dapat kami rincikan sebagai berikut :
a. Adanya PPKBD dan SUB PPKBD
b. Adanya data Penduduk dan Keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya
c. Adanya PLKB
d. Adanya Bidan Desa
e. Adanya poktan (BKB, BKR, BKL,UPPKA)
f. Adanya PIK- Remaja
g. Dukungan Toga dan Toma
h. Adanya Sekolah ( SD dan TK/PAUD)
i. Adanya Posyandu
j. Kader, dll
2. Faktor Penghambat
a. Tingkat pendidikan Masyarakat yang masih rendah
b. Operasional Kader masih rendah
c. Keterlibatan para Toma dalam kegiatan di kampung KB masih rendah
d. Tingkat Pendidikan Kader yang masih rendah
e. Keterlibatan para tokoh dalam setiap kegiatan poktan masih kurang
f. Penggunaan kontrasepsi sederhana masih cukup tinggi
g. Kondisi lingkungan yang belum tertata dengan baik, dll
3. Peluang
a. Undang-undang No 52 Tentang Perkembangan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
b. Sikap dan sifat gotong royong yang masih tertanam kuat
4. Tantangan
a. Pemahaman para tokoh yang ada tentang KKBPK masih rendah sehingga seringkali menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program
b. Pro kontra tentang MKJP yang masih ada dikalangan para tokoh agama.
c. Keterlibatan Lintas sektoral dari beberapa dinas yang masih kurang
d. Masih ada sebahagian masyarakat yang beranggapan bahwa Kampung KB dianggap milik BKKBN saja sehingga agak sulit untuk diajak lam setiap kegiatan berpartisipasi