Gambaran Umum


Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Lonrong terletak di Desa Lonrong, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Kampung ini pertama kali dicanangkan pada 26 Mei 2017. Dengan luas wilayah 4,68 km², Desa Lonrong memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan yang terintegrasi dalam program-program pembangunan keluarga.

​Desa Lonrong sendiri terdiri dari tujuh dusun, yaitu :


  1. Dusun Cambayya
  2. ​Dusun Mangepong
  3. ​Dusun Katimorang
  4. ​Dusun Bonto Lonrong
  5. ​Dusun Dongkokang
  6. ​Dusun Taipa Rampang
  7. ​Dusun Pangngai

    Wilayah Desa Lonrong memiliki batas-batas geografis sebagai berikut:

    • ​Selatan: berbatasan dengan Ulugalung.
    • ​Barat: berbatasan dengan Mappilawing dan Pa'bentengang.
    • ​Timur: berbatasan dengan Barua dan Biangloe.
    • ​Utara: berbatasan dengan Kampala.

        ​Tujuan utama dibentuknya Kampung KB Lonrong adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di setiap dusun melalui program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor terkait lainnya secara terpadu.


    ​Fokus Kegiatan

    ​Program yang dijalankan di Kampung KB Lonrong mencakup beberapa sektor penting, antara lain:

    ​Pemberdayaan Ekonomi Keluarga: Melalui pembinaan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), masyarakat didorong untuk mengembangkan usaha-usaha mikro yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

    ​Pendidikan dan Kesehatan: Peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, terutama terkait Keluarga Berencana, serta penyuluhan tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

    ​Pencegahan Stunting: Program ini juga fokus pada upaya penurunan angka stunting dengan memberikan edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.

    ​Sosialisasi Keluarga Berencana: Mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan merencanakan jumlah serta jarak kelahiran anak secara ideal.

    Sejak dicanangkan, Kampung KB Lonrong telah berupaya menjadi pusat percontohan bagi desa-desa lain di sekitarnya dalam hal pembangunan keluarga yang terintegrasi. Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

    Struktur Badan Pengurus


    Statistik Kampung


    Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
    Jumlah Jiwa
    3057
    Jumlah Kepala Keluarga
    998
    Jumlah PUS
    588
    Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

    Keluarga yang Memiliki Balita
    48
    Keluarga yang Memiliki Remaja
    30
    Keluarga yang Memiliki Lansia
    15
    Jumlah Remaja
    66
    PUS dan Kepesertaan Ber-KB
    Total
    513
    PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
    Total
    75

    Sarana dan Prasarana


    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
    UPPKA

    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

    Ada

    Sekretariat Kampung KB
    Sekretariat KKB

    Sekretariat Kampung KB

    Ada

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB
    Rumah Dataku

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB

    Ada

    Bina Keluarga Balita (BKB)
    BKB

    Bina Keluarga Balita (BKB)

    Ada

    Bina Keluarga Lansia (BKL)
    BKL

    Bina Keluarga Lansia (BKL)

    Ada

    Bina Keluarga Remaja (BKR)
    BKR

    Bina Keluarga Remaja (BKR)

    Ada

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
    PIK R

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

    Ada

    DASHAT

    Dapur Sehat Atasi Stunting

    Belum Diisi

    Dukungan Terhadap Kampung KB


    Sumber Dana Ya,
    APBN
    APBD
    Dana Desa
    Donasi/ Hibah Masyarakat
    Swadaya Masyarakat
    Kepengurusan/pokja KKB Ada
    SK pokja KKB Ada
    PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
    SAMSINAR,SE
    197010652007012037
    Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
    SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
    Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
    Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 20 orang pokja terlatih
    dari 30 orang total pokja
    Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
    Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
    PK dan Pemutahiran Data
    Data Rutin BKKBN
    Potensi Desa
    Data Sektoral

    Mekanisme Operasional


    Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
    Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
    Statistik Pengunjung Website:
    Hari ini: 0
    Minggu ini: 0
    Bulan ini: 0
    Total: 0