Kebersamaan kader di tingkat dasawisma sebenarnya adalah urat nadi dari setiap program kerja yang kami jalankan di Pemerintah Desa Candimulyo. Baru-baru ini, perjalanan studi dan penyegaran yang dilaksanakan oleh PKK Dasawisma Madukoro ke Embung Bansari, Temanggung, kami pandang bukan sekadar agenda wisata biasa. Ini adalah langkah krusial untuk menjaga ritme kerja dan kesehatan psikologis para kader yang setiap harinya bersentuhan langsung dengan warga. Kami sangat menyadari bahwa rutinitas pelayanan di tingkat akar rumput—mulai dari pendataan stunting, pengelolaan administrasi warga, hingga aktivasi program inovasi Tuan Takur—adalah pekerjaan yang menguras energi dan pikiran yang luar biasa besar. Oleh karena itu, ikhtiar untuk sejenak menepi ke lereng Gunung Sindoro ini merupakan strategi "recharging" energi sosial yang sangat fundamental bagi keberlanjutan pengabdian mereka.
Secara filosofis, kedaulatan sebuah desa sangat bergantung pada soliditas manusianya. Dusun Madukoro, yang selama ini menjadi motor penggerak inovasi di Candimulyo, memahami betul bahwa pelayanan publik yang prima lahir dari hati yang bahagia. Dengan membawa 42 kader dasawisma, perjalanan ini bertransformasi menjadi ruang dialog informal yang sangat efektif. Di bawah langit Temanggung yang cerah, para ibu kader melepaskan sejenak beban administratif untuk saling berbagi cerita dan inspirasi. Keindahan Embung Bansari yang bertengger di ketinggian memberikan perspektif yang jujur: bahwa untuk mencapai visi desa yang sejahtera, diperlukan pendakian yang tekun, napas yang panjang, dan kerja sama tim yang harmonis. Embung ini menjadi simbol ketenangan sekaligus wadah penampung aspirasi yang jernih bagi para pejuang desa ini.
Kekuatan Kader
42 Ibu Hebat
Landasan Kerja
UU Desa No 6
Memilih Embung Bansari sebagai lokasi studi lapangan juga memiliki alasan sosiologis yang kuat. Temanggung memiliki kemiripan karakteristik geografi dengan wilayah Kertek, Wonosobo. Namun, pengelolaan pariwisata berbasis komunitas di sana memberikan pelajaran berharga bagi kami. Para kader belajar bagaimana masyarakat lokal mampu menjaga kelestarian alam sambil tetap memutar roda ekonomi secara mandiri. Hal ini selaras dengan semangat Desa Candimulyo yang tengah gencar mempromosikan transparansi anggaran dan inovasi digital. Kami menyadari bahwa keramah-tamahan warga lokal dan kebersihan lingkungan adalah "aset tak berwujud" yang jauh lebih bernilai daripada sekadar bangunan fisik. Prestasi desa kita sebagai Juara di tingkat Provinsi maupun Nasional bukanlah garis finish, melainkan beban moral yang positif untuk terus meningkatkan standar pelayanan publik kita.
"Prestasi adalah amanah untuk terus berbenah, dan kebersamaan adalah bahan bakar utama untuk melayani warga dengan sepenuh hati."
Fenomena "Burnout" atau kelelahan mental seringkali menghinggapi mereka yang bekerja di sektor sosial tanpa imbalan materi yang besar. Oleh karena itu, dukungan psikologis antar sesama kader menjadi sangat krusial di mata Pemerintah Desa. Perjalanan ini membuktikan bahwa ketika orang-orang baik berkumpul dalam frekuensi yang positif, muncul ide-ide segar yang tidak terpikirkan saat rapat formal di balai desa. Kami percaya bahwa desa yang hebat bukan hanya desa yang teknologinya maju, tapi desa yang warganya memiliki ikatan batin yang kuat. Investasi sosial jangka panjang seperti ini akan melahirkan lingkungan yang sehat, dan lingkungan yang sehat adalah pondasi utama menuju kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.
Pada akhirnya, perjalanan ke Embung Bansari adalah momentum bagi Dasawisma Madukoro untuk kembali menata niat pengabdian. Pulang dari Temanggung, kami berharap para kader tidak hanya membawa cerita indah, melainkan semangat baru untuk masuk ke rumah-rumah warga dengan senyuman yang lebih tulus. Kami siap kembali ke lapangan, memperkuat visi besar Desa Candimulyo sebagai role model desa cerdas dan mandiri. Mari kita jaga api semangat gotong royong ini agar tidak pernah padam oleh rutinitas yang menjemukan. Candimulyo Maju, Candimulyo Mandiri!
TV DESA CANDIMULYO
Dokumentasi & Transparansi Digital
© 2026 PEMERINTAH DESA CANDIMULYO • KECAMATAN KERTEK • WONOSOBO