Gambaran Umum


Pambusuang adalah desa yang terletak di kecamatan balanipa dan tinggal dipesisir pantai,prioritas penduduk bekerja sebagai nelayan dan sebagai penhasil perahu sandeq.

Sejarah Pambusuang terkait dengan sejarah penyebaran Islam di wilayah Mandar, khususnya melalui peran Pesantren Nuhiyah dan kedatangan diaspora etnis Arab yang membawa pengaruh kebudayaan dan pendidikan Islam. Pambusuang dikenal sebagai pusat kebudayaan dan tempat lahirnya tokoh-tokoh besar, serta memiliki tradisi lokal yang kuat seperti upacara Messawe To Tamma' yang mencerminkan nilai-nilai Islam dan adat istiadat Mandar. 

Sejarah pendidikan dan agama

  • Penyebaran Islam dan Pesantren Nuhiyah:

    Sejarah pendidikan Islam di Pambusuang erat kaitannya dengan Pesantren Nuhiyah yang didirikan oleh etnis Arab. Pesantren ini berperan dalam menyebarkan pendidikan Islam tradisional ke wilayah Kerajaan Mandar, seperti Pitu Ulunna Salu dan Pitu Ba'bana Binanga. 

Tradisi lokal dan keunikan

  • Messawe To Tamma':

    Tradisi ini merupakan salah satu contoh perpaduan antara adat istiadat Mandar dan nilai-nilai Islam                                                   

    Kegiatan ini dimulai dari tahap musyawarah, pembentukan panitia, hingga pelaksanaan di masjid dengan tradisi seperti massikir dan marratas. 

Perubahan dan tantangan masa kini

  • Perubahan sosial:

    Seiring waktu, banyak perubahan sosial di Pambusuang, seperti perdamaian antara keluarga yang dahulu bertikai.

  • Perkembangan generasi:

    Generasi muda saat ini banyak yang melanjutkan pendidikan tinggi dan membawa pemahaman baru, terkadang berbeda dengan pemahaman generasi orang tua mereka.

  • Pentingnya penelitian:

    Meskipun terjadi banyak perubahan, penelitian lebih mendalam mengenai antropologi sejarah Pambusuang tetap dibutuhkan untuk memahami perubahan yang terjadi di desa ini. 

  • Diaspora etnis Arab:

    Gelombang kedatangan etnis Arab (Syekh dan Sayyid) dari tahun 1859 hingga 1920 memberikan pengaruh besar terhadap Pambusuang. Mereka datang untuk menyebarkan Islam dan mendirikan jaringan ulama.

  • Pengaruh kebudayaan:

    Etnis Arab juga memperkenalkan dan melestarikan budaya-budaya keagamaan seperti barazanji melalui tarekat, perkawinan, dan pengajaran Islam. 

  • Secara budaya, terdapat nilai sosial yang tinggi dalam tradisi ini karena masyarakat bersama-sama berkumpul dan bermusyawarah. 
  • Tradisi ini juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. 
  • Panrita:

    Pambusuang dikenal sebagai daerah penghasil Panrita, yaitu ulama dan cendekiawan Muslim di tanah Mandar. 

  • Pecinta Bola:

    Selain nilai sejarah dan keagamaan, Pambusuang juga dikenal sebagai desa yang banyak memiliki pecinta bola. 


  • Struktur Badan Pengurus


    Statistik Kampung


    Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
    Jumlah Jiwa
    5275
    Jumlah Kepala Keluarga
    1687
    Jumlah PUS
    817
    Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

    Keluarga yang Memiliki Balita
    548
    Keluarga yang Memiliki Remaja
    887
    Keluarga yang Memiliki Lansia
    496
    Jumlah Remaja
    1464
    PUS dan Kepesertaan Ber-KB
    Total
    612
    PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
    Total
    290

    Sarana dan Prasarana


    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
    UPPKA

    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

    Ada

    Sekretariat Kampung KB
    Sekretariat KKB

    Sekretariat Kampung KB

    Ada

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB
    Rumah Dataku

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB

    Ada

    Bina Keluarga Balita (BKB)
    BKB

    Bina Keluarga Balita (BKB)

    Ada

    Bina Keluarga Lansia (BKL)
    BKL

    Bina Keluarga Lansia (BKL)

    Ada

    Bina Keluarga Remaja (BKR)
    BKR

    Bina Keluarga Remaja (BKR)

    Ada

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
    PIK R

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

    Ada

    DASHAT

    Dapur Sehat Atasi Stunting

    Belum Diisi

    Dukungan Terhadap Kampung KB


    Sumber Dana Ya,
    APBN
    APBD
    Dana Desa
    Swadaya Masyarakat
    Kepengurusan/pokja KKB Ada
    SK pokja KKB Ada
    PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
    DEWI, A.Md.Kom
    198708012023212054***********
    Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
    Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
    SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
    Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
    Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 13 orang pokja terlatih
    dari 13 orang total pokja
    Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
    Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
    PK dan Pemutahiran Data
    Data Rutin BKKBN
    Potensi Desa

    Mekanisme Operasional


    Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
    Statistik Pengunjung Website:
    Hari ini: 0
    Minggu ini: 0
    Bulan ini: 0
    Total: 0