Gambaran Umum
PROFIL KAMPUNG KB DESA KURIPAN
KECAMATAN SUBAH - KABUPATEN BATANG
TAHUN 2017
Desa Kuripan adalah salah satu dari 17 desa yang berada di wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Desa Kuripan secara umum merupakan wilayah yang memiliki hutan serta daerah perkebunan yang luas, juga memiliki wilayah pantai serta daerah aliran sungai. Kuripan juga memiliki satu stasiun kecil sehingga wilayah desanya dilalui oleh rel ganda kereta api. Untuk dapat menuju lokasi Desa Kuripan memerlukan waktu kurang lebih 15-20 menit dari pusat Kecamatan Subah dengan jarak kurang lebih 7 km. Berikut merupakan paparan data potensi wilayah Desa Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang ;
1. Potensi Wilayah Geografis
Luas wilayah Desa Kuripan adalah 440,70 Hektar. Didominasi oleh wilayah tanah sawah, perkebunan serta hutan. Adapun batas wilayah Desa Kuripan adalah sebagai berikut ,
Sebelah Utara : Laut Jawa
Sebelah Selatan : Desa Gondang, Kec. Subah
Sebelah Timur : Desa Kemiri Barat, Kec. Subah
Sebelah Barat : Desa Sengon, Kec. Subah
Jumlah Dukuh di Desa Kuripan ada 2, yaitu Dukuh Krajan (RW I) dan Dukuh Karangsari (RW II). Sedangkan jumlah RT total ada 9, terdiri dari 7 RT di Dukuh Krajan, serta 2 RT di Dukuh Karangsari. Kuripan memiliki wilayah pantai yang juga menjadi tujuan wisata seluas 10,00 Ha, serta dua buah sungai yang terindikasi telah tercemar polutan limbah rumah tangga dan polutan lainnya. Desa Kuripan juga dilewati oleh jalur rel ganda kereta api dengan satu stasiun kecil yang juga ada di Desa Kuripan.
2. Potensi Sumber Daya Manusia
Desa Kuripan terdiri dari 745 Kepala Keluarga. Dimana total jumlah penduduk desa Kuripan sebanyak 2587 orang, dengan komposisi 1297 penduduk laki-laki, dan 1290 jumlah penduduk perempuan. Kepadatan penduduk di Desa Kuripan mencapai 587,03 per KM. Mayoritas penduduk desa Kuripan menyelesaikan pendidikan hanya sampai tamat SD/sederajat. Sebagian besar penduduk memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, petani, dan berkebun. Penduduk usia kerja 18-56 tahun mencapai 845 jiwa.
Karakteristik masyarakat Desa Kuripan yang berada di wilayah dataran persawahan dan kebun dikenal sebagai masyarakat yang terbuka dengan adanya perubahan serta hal-hal baru. Penduduk yang berada di pesisir pantai lebih memerlukan perhatian dan pendekatan khusus karena dikenal keras serta sulit menerima hal-hal baru yang berbenturan dengan nilai serta pemahaman mereka. Islam adalah agama mayoritas di Desa Kuripan, berikutnya agama Katholik juga dianut oleh beberapa penduduk Desa Kuripan.
3. Data Kependudukan dan Status KB
Desa Kuripan terdiri dari 745 KK dengan rincian 259 KK Pra Sejahtera, 207 Keluarga KS-I, dan 279 KK yang terdiri dari Keluarga Sejahtera II-KS III+. Dari total penduduk, Desa Kuripan memiliki 648 Pasangan Usia Subur (PUS). Peserta KB aktif di desa Kuripan hanya mencapai 68,06 % dari total jumlah PUS yang ada. Adapun rincian peserta KB aktif yang ada di Desa Kuripan berdasar data hingga Bulan Januari 2017 adalah sebagai berikut :
ALAT KONTRASEPSI JUMLAH PESERTA AKTIF
MOW 13
MOP 2
IUD 43
Implan 23
Suntik 246
Pil 99
Kondom 15
TOTAL 441
Jumlah PUS yang bukan peserta KB dapat dirinci sebagai berikut :
PUS Jumlah
Hamil 23
Ingin Anak Segera (IAS) 111
Ingin Anak Ditunda (IAT) 33
Tidak Ingin Anak Lagi (TIAL) 40
Total 207
Berdasarkan tabel tersebut diatas, maka dapat diketahui bahwa sebagian besar PUS yang ada di Desa Kuripan masih memakai alat kontrasepsi non MKJP dengan didominasi oleh tingginya jumlah akseptor suntik yang mencapai 246 akseptor.
Total unmeet need yang ada di Desa Kuripan mencapai 73 PUS dengan berbagai latar belakang alasan. Namun satu yang menjadi perhatian khusus adalah letak wilayah Desa Kuripan yang cukup jauh dari KKB Puskesmas Subah sehingga menyebabkan PUS enggan ber-KB metode MKJP seperti IUD ataupun MOW/MOP. Layanan kesehatan yang ada di Desa Kuripan hanya mampu melayani KB suntik, pil, serta kondom. Untuk mendapatkan pelayanan KB MKJP, calon akseptor harus menuju KKB Puskesmas Subah yang berjarak kurang lebih 8 km dari Desa Kuripan. Belum lagi ditambah mahalnya ongkos transportasi dari Desa Kuripan ke Subah dimana mereka harus merogoh kocek kurang lebih Rp.30.000 untuk dapat mencapai lokasi KKB Subah menggunakan ojek.
4. Data Tribina, UPPKS dan Kelompok Kegiatan Masyarakat Lainnya
Desa Kuripan telah memiliki beberapa kelompok kegiatan Tribina dan UPPKS yang masih perlu pembinaan secara massif dan intensif oleh PLKB serta kader yang ada. Adapun kelompok Tribina dan UPPKS yang ada di Desa Kuripan berdasar data yang ada adalah sebagai berikut,
Nama Kelompok Alamat Jml Kader Jml Anggota Keterangan
BKB “Mawar” Dk.Krajan,
Ds. Kuripan 10 56 Belum pernah mendapat bantuan BKB Kit,dll
BKB “Melati” Dk.Karangsari,
Ds. Kuripan 8 34 Belum pernah mendapat bantuan BKB Kit,dll
BKR “Kartika Sari”
Dk. Krajan RT.2/I, Ds.Kuripan
4
25 Kegiatan masih kurang intensif, administrasi kurang tertib
BKL “Harapan Sentosa”
Dk. Krajan RT.4/I, Ds.Kuripan
6
47 Kegiatan rutin setiap bulan bersama Posyandu Lansia
UPPKS “Pantai Sari” Dk.Karangsari, Ds. Kuripan 4 22 Hasil produksi olahan ikan (trasi,abon,dll)
UPPKS “Dahlia” Dk. Krajan,
Ds.Kuripan 5 11 Aneka usaha
Selain kelompok Tribina dan UPPKS sebagaimana tabel di atas, Desa Kuripan juga memiliki kelompok lembaga kemasyarakatan sebagai berikut :
? LPMD/LPMK, dengan ruang lingkup kegiatan meliputi Keamanan, Sosial, Budaya dan Pemuda ;
? PKK Desa, dengan 18 orang pengurus serta ruang lingkup kegiatan meliputi Kesehatan, Rumah Tangga, Sosial, dan Ekonomi ;
? Rukun Warga
? Rukun Tetangga
? Karang Taruna
? Kelompok Tani
? Kelompok Nelayan
Demikian sekilas profil tentang kondisi umum Desa Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Berdasarkan analisa data yang ada maka Desa Kuripan dianggap layak dan memenuhi kriteria untuk menjadi pilot project pembentukan Kampung KB di tingkat Kecamatan Subah. Semoga pencanangan Kampung KB yang akan dilaksanakan dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi pengembangan program KKBPK serta mendorong terwujudnya masyarakat yang bahagia dengan keluarga kecil, sehat, dan sejahtera.