Penyuluhan Kampung KB Tingkat Kecamatan

UTAMA MANDIRI KELURAHAN JENGGOT
Dipublikasi pada 29 January 2019

Deskripsi

1. Pengisian materi dari narasumber :
- Camat Pekalongan Selatan berkaitan Kunci Program KB
         Kunci sukses dalam menjalankan Kapung KB ialah adanya kolabrasi yang baik dan komitmen kuat dari berbagai pihak terkait termasuk dari pemerintah dan masyarakat desa. 
Menjalankan program Kampung KB bukanlah suatu hal mudah, diperlukan komitmen, kolaborasi, serta inovasi yang baik dan menarik dari semua pihak termasuk dari para pemegang kebijakan maupun masyarakat.
Selain itu, ada pula langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan, diantaranya dengan menyusun perencanaan atau rencana kerja yang sesuai dengan kebutuhan desa. Untuk mendukung hal itu dibutuhkan pula peningkatan kapasitas bagi pengelola Kampung KB.

- Kasubid P2KB berkaitan lomba penyuluhan bagi PPKBD 
        Tujuan diselenggarakannya lomba ini adalah selain untuk mempersiapkan lomba kader PPKBD di Tk-Kota adalah juga sarana untuk berbagi ilmu/tips dan trik penyuluhan antara satu PPKBD dengan PPKBD yang lain.

- Ka TP-PKK Pekl Selatan berkaitan AKI di Pekalongan
        Survei Demografi dan Kependudukan 2012 menunjukkan sekitar 32,5% AKI terjadi akibat melahirkan terlalu muda tua dan terlalu muda, dan sekitar 34% akibat kehamilan yang terlalu banyak atau lebih dari tiga anak.

Terlalu muda
data dari RSUD Bendan menunjukkan sebagian kematian AKI akibat perempuan melahirkan terlalu muda.
Oleh karena itu, diperlukan strategi mengubah perilaku reproduksi untuk menekan AKI, yaitu dengan perencanaan kehamilan.
"Peran KB sangat penting dalam menurunkan AKI. Jika KB gagal, AKI tidak akan turun. Jangan harap AKI akan turun kalau KB jeblok."
Survei BKKBN 2015 menunjukkan 51% remaja putri di perkotaan sudah melakukan hubungan seksual dan di perdesaan sekitar 40%.
Ketika terjadi kehamilan tidak diinginkan, mereka tidak memiliki kesempatan menjadi remaja, tetapi langsung berperan sebagai ibu dengan segala kompleksitasnya.
"Padahal, kehamilan terbaik ialah pada usia 20-35, ketika seorang perempuan sudah siap secara fisik dan mental,"


Sesi Kegiatan Reproduksi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0