Cegah Stunting dengan "Kenali, Pelajari, dan Cegah"

PANDANSARI
Dipublikasi pada 16 October 2025

Deskripsi

BOJONG, TEGAL – Kesadaran akan kesehatan generasi masa depan menjadi prioritas utama bagi ibu-ibu di Desa Tuwel.

Bertempat di Majlis Ta’lim Bustanul Khoirot 5, Tuwel, pada tanggal 16 Oktober 2025 Fatayat dan Muslimat NU menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan stunting yang berlangsung khidmat dan penuh antusias.

​Kegiatan ini menghadirkan Ibu Rita Kurnianingsih, seorang anggota Muslimat NU yang aktif dalam isu pemberdayaan perempuan dan kesehatan, sebagai narasumber utama.

Kenali, Pelajari, Cegah
​Dalam paparannya, Ibu Rita Kurnianingsih menekankan bahwa stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, melainkan menyangkut perkembangan otak dan daya tahan tubuh anak. Beliau membagikan langkah praktis melalui jargon "Kenali, Pelajari, Cegah":
Kenali, mengenali ciri-ciri awal stunting dan memahami bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah masa emas yang tidak boleh terlewatkan. Orang tua harus peka terhadap grafik pertumbuhan anak di Posyandu.

​Pelajari, mempelajari pola asuh yang benar dan kebutuhan nutrisi yang tepat. Ibu Rita menjelaskan pentingnya asupan protein hewani (seperti telur dan ikan) serta edukasi mengenai pemberian ASI eksklusif dan MPASI yang bergizi.

​Cegah, melakukan tindakan nyata sebelum terlambat. Ini termasuk menjaga sanitasi lingkungan, memastikan akses air bersih, serta rutin memeriksakan kehamilan bagi ibu hamil dan rutin ke Posyandu bagi balita.

​Semangat Khidmah di Majlis Ta’lim
​Majlis Ta’lim Bustanul Khoirot 5 menjadi saksi bagaimana nilai-nilai keagamaan bersinergi dengan ilmu kesehatan. Ibu Rita menyampaikan bahwa menjaga kesehatan keturunan (Hifdzun Nasl) adalah bagian dari perintah agama.

​"Mencegah stunting adalah bentuk ikhtiar kita untuk menyiapkan generasi yang kuat, cerdas, dan berakhlakul karimah. 

Ibu yang sehat dan teredukasi adalah kunci utama keluarga yang hebat," ujar Ibu Rita di hadapan para jamaah.

​Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para anggota Fatayat dan Muslimat saling berbagi pengalaman mengenai pola makan anak di rumah. 

Diharapkan setelah sosialisasi ini, para ibu di Desa Tuwel, khususnya jamaah Bustanul Khoirot 5, dapat menjadi agen perubahan dalam menekan angka stunting di lingkungan masing-masing.
Sesi Kegiatan Pembinaan Lingkungan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 125
Minggu ini: 134
Bulan ini: 207
Total: 915