Pertemuan Lokakarya Mini Tingkat Desa Di Kampung KB Bulan Maret 2019
Kampung KB Jambu Karang
Dipublikasi pada
26 March 2019
Deskripsi
- Hari / Tgl : Selasa, 26 Maret 2019
- Waktu : Pukul 08.30 - selesai
- Tempat : Balai Desa Pejambon
- Jumlah peserta : 20 Orang
I. PENDAHULUANRapat dimulai dengan bacaan basmalah secara bersama-sama dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB.II. MATERI1. Penyampaian Materi oleh Bpk Adi Pramono,SH, M.Si selaku Sekcam Warungasem tentang Pentingnya Dukungan masyarakat Desa Pejambon terhadap Suksesnya Kampung KB.? Kampung KB merupakan lokus dari upaya untuk membangun keluarga yang sejahtera. Pasalnya, keluarga yang sejahtera tidak hanya berkaitan dengan pengendalian kelahiran anak saja, akan tetapi berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga.Oleh karena itu, Kampung KB sebagai lokus pembangunan keluarga kecil dan sejahtera membutuhkan dukungan dari sektor lainnya. Kebererhasilan Program Kampung KB mensyaratkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan yang terkait serta kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga berencana sangat mendukung keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat atau SDM yang sehat dan berkualitas.- Bapak Sekcam berharap, para petugas lapangan KB dan pendamping/kader bisa bekerja optimal dalam melakukan pembinaan dan pendampingan serta memberikan pelayanan yang maksimal, khususnya dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ibu, pemberdayaan ekonomi dan pembinaan hidup sehat dengan gizi yang baik serta mengantisipasi dan mencegah terjadinya stunting pada anak.
2. Penyampaian Materi oleh Ibu Yayan Nuryanah selaku Kepala Puskesmas Warungasem tentang Kesehatan Reproduksi bagi Pasangan Usia Subur.- Keadaan sehat yang menyeluruh, meliputi aspek fisik, mental dan sosial, dan bukan sekedar tidak adanya penyakit atau gangguan di segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi reproduksi maupun proses reproduksi itu sendiri
- Usia Subur / Reproduksi
a. Reproduksi Muda- Perempuan Hamil/ Melahirkan usia 15-20 Tahunb. Reproduksi Sehat Usia 21 – 30 Tahunc. Reproduksi Tua Umur 30 – 35 Tahun? Terjadinya pertemuan antara sperma dan sel telur, dan sperma berhasil membuahi sel telur terjadinya kehamilan dan selanjutnya berkembang menjadi janin dalam Rahim, berlangsung selama 9 bulan 10 hari ( 280 hari )3. Penyampaian Materi oleh Bpk Masiman selaku Koordinator BPP Kecamatan Warungasem tentang Pemanfaatan Pekarangan Bagi Kelompok Wanita Tani di Kampung KB Desa Pejambon- Pekarangan merupakan lahan yang berada di sekitar rumah, baik depan, samping maupun belakang, yang memiliki batasan – batasan yang jelas. Di daerah pedesaan, seperti Desa Pejambon, lahan pekarangan masih tersedia meskipun luasnya mulai menyusut karena pertambahan laju jumlah penduduk. Lahan tersebut akan sangat membantu perekonomian rumah tangga bila dimanfaatkan dengan baik.
- Pemanfaatan pekarangan merupakan salah satu dari kegiatan utama KWT.Setiap anggota KWT diwajibkan untuk memanfaatkan pekarangan mereka dengan menanami sayuran, tanaman buah dan toga (Tanaman Obat Keluarga). Model budidaya yang dapat memenuhi kriteria demikian adalah model budidaya secara vertikal atau vertikultur dan budidaya dalam pot, terutama untuk rumah dengan pekarangan sempit. Sedangkan untuk rumah dengan pekarangan luas lebih baik ditanam langsung di tanah dengan perencanaan yang matang.
4. Penyampaian Materi oleh Ira Puspita selaku Ketua Pokja IV Kecamatan Warungasem tentang Model Posyandu Lansia Integrasi Bina Keluarga Lansia.- Posyandu lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program Puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya, sehingga bisa diintegrasikan dengan Bina Keluarga Lansia (BKL).
- Mekanisme penyelenggaraan posyandu lansia sistem 3 meja :
- Meja I : pendaftaran lansia, pengukuran dan penimbangan BB dan TB- Meja II : Melakukan pencatatan berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT). Pelayanan kesehatan,pengobatan sederhana, dan rujukan .- Meja III : melakukan kegiatan penyuluhan atau konseling, disini juga bisa dilakukan pelayanan pojok gizi.III. TANYA JAWABAcara tanya Jawab dilakukan dengan 2 sesi, masing masing 2 pertanyaan per sesiIV. PENUTUPAcara ditutup dengan bacaan hamdalah bersama-sama
Sesi Kegiatan Keagamaan
Instansi Pembina Kegiatan
Tidak ada